RSS

Paningset

  •  Pengertian dan tujuan

     Karena lamaran telah diterima, orangtua pihak pria segera menyusun rencana untuk menyampaikan paningset kepada orangtua pihak wanita, paningset berarti tali yang kuat ( singset ), paningset adalah usaha dari orangtua pihak pria untuk mengikat wanita yang akan dijadikan menantu.

     Tujuan paningset adalah agar calon suami istri tidah berpaling pada pilihan lain ( Susilantantini, 1998 ), kedua calon suami istri yang akan berjodoh saling menjajagi secara pribadi menuju persiapan pernikahan mereka telah diikat dengan dua ikatan langsung, yaitu lamaran dan paningset, adanya paningset menjadi pertanda bahwa pihak orangtua pria telah sungguh-sungguh  akan mengambil menantu pilihan anaknya, pintu gerbang bebesanan sudah jelas di depan mata.

  •  Waktu dan acara paningsetan

     Paningset dilaksanakan sebelum upacara pernikahan, rentang waktunya tidak ditentukan.

  1. Paningset dapat dilaksanakan seminggu, sebulan, bahkan setahun sebelum pelaksanaan pernikahan, pada zaman dahulu, paningset diberikan jauh hari sebelum pernikahan, hal ini untuk memberikan kesempatan kepada calon suami istri yang akan berjodoh untuk saling memahami dan menjajagi watak dan kepribadian masing-masing.
  2. Pada zaman sekarang, paningset dapat saja diberikan sehari menjelang upacara pernikahan, yaitu pada malam midodareni, bahkan ada yang memberikan paningset beberapa menit menjelang pernikahan, ini semua hanya karena pertimbangan segi kepraktisan saja, misalnya, tempat tinggal calon pengantin pria dan kerabatnya jauh, calon pengantin pria bukan orang jawa, kedua calon pengantin sudah saling menjajagi dan memahami satu sama lain selama masa perkenalan hingga saat menjelang acara perkawinan di laksanakan. Dll.

         Pelaksanaan paningset lebih bersifat formal, keluarga pihak pria datang dengan rombongan yang lebih banyak daripada ketika lamaran, jika pada lamaran, kehadiran pihak pria seperti orang bertamu dan diterima di ruang tamu, namun pada acara paningsetan dapat dilangsungkan secara formal, dihadiri dan disaksikan oleh beberapa keluarga dan tetangga dengan berbagai acara, pada acara paningsetan ini, kedua orangtua ( yang akan berbesan ) bertemu, jika pada lamaran belum ditentukan waktu peresmian, maka pada saat acara paningsetan ini masalah waktu pernikahan dirembug bersama, jika tinggal mematangkan rencana pelaksanaan pernikahan, kedua orangtua calon pengantin biasanya membawa wakil untuk berembug.

DjawaDwipa

Ke Tahap Persiapan Mantu : 
Nontoni,Lamaran,Asok tukon,Paningset,Srah-srahan
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: